Halau teman-teman apa kabar,tulisan kali inisaya ambil dari karyanya Dr.Awadh bin Muhammad Al-Qorni.Dalam bukuntya yang berjudul BAROMETER MUSLIM(Manajemen Hidup sukses) edisi indonesia. Penerbit:............Saya pikir ini penting untuk membentuk paradigma pikir kita.Harapan saya dari tulisan ini kita bisa instropeksi dan memperbaiki dasar-dasar pemikiran kita yang barangkali belum pas dengan tujuan hidup kita.Karena pemikiran hari akan menentukan kehidupan di masa yang akan datang.
Kemampuan berpikir adalah salah satu kelebihan manusia. Apabila kita mampu mempergunakan potensi tersebut dengan baik, maka naiklah kita ketangga kesuksesan. Tapi kalau kita menelantarkanya, itu penyebab dari kegagalan di kehidupan.
Begini teman, berpikir adalah memproses data dari sejumlah gambar, suara dan perasaan yang direkam oleh panca indra, di tambah lagi data dari memori. Proses yang dilakukannya adalah menyusun, membandingkannya dan mengevaluasi data berdasarkan perpaduan keyakinan dan nilai.Dan itu akan mempengaruhi kepada seluruh ekspresi kehidupan.
Pemikiran memiliki sifat-sifat terpuji dan sifat-sifat tercela. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat jenis-jenis pemikiran yang dimiliki oleh setiap individu,diantaranya:
1. Pemikiran Produtif: Yaitu pemikiran yag menciptakan dan menambahkan sesuatu yang baru dihidupan. Dalam arti,pemikiran yang melahirkan (memproduksi) proyek sukses, pemecahan tepat dan keputusan yang benar. Atau pemikiran yang mampu mengeluarkan emas dari tanah dan berlian dari kedalaman laut
2. Pemikiran Kritikal: Yaitu pemikiran yang sanggup melihat kekurangan,kesalahan dan aib dipekerjaan apapun, kendati ia tidak mampu memberikan alternatif yang tepat tentang sesuatu yang dikritiknay.
3. Pemikiran Pemahaman: Yaitu pemikiran yang mampu memahamiapa saja yang diciptakan orang lain,kendati pemikiran tersebut tidak bisa membuat, menambah dan memberi sesuatu yang baru.
4. Pemikiran Gelap: Yaitu pemikiran kacau yang tidak sanggup mengetahui hubungan antara banyak hal dan membatasi segala sesuatu ditema yang sedang dipikirkan. Pemikiran ini juga tidak dapat mengungkapkan pemikiran yang berlangsung di diri pelakunya dengan bentuk yang benar.
5. Pemikiran Meragukan: Yaitu pemikiran konspirasi yang membuat ragu-ragu di seluruh pekerjaan dan orang. Pemikiran tersebut meyakini bahwa dibelakang sesuatu adalah konspirasi dan tidak ada gunanya.
6. Pemikiran Berlebihan: Yaitu pemikiran yang memberikan segala sesuatu melebihi bentuknya yang hakiki,baik sesuatu itu menyenangkan atau membahayakan.
7. Pemikiran Superficial(dangkal): Yaitu pemikiran yang cukup dengan penomena dan tidak berhasil mengetahui hakikinya.Misalnya;Membuat kesimpulan tentang seseorang hanya berdasarkan pakaian dan mobilnya,tanpa mengetahui hakikat pemikiran,akhlak/perilaku,pendidikan,interaksi dan sebagainya,padahal pada umumnya manuia itu tidak sama.
8. Pemikiran Klaim: Yaitu pemikiran dimana pelakunya mengklaim telah berbuat dan mengerjakan/ melakukan hal-hal yang belum dikerjakannya, mengklaim drinya serba bisa dan serba tahu, sehingga kehidupannya dipenuhi dengan kebohongan.
9. Pemikiran Analisis Sebab: Yaitu pemikiran mendalam dimana pelakunya tertarik mengkaji sebab-sebab kejadian,premisnya,hasilnya,apa tujuannya dan sebagainya.
10. Pemikiran Justifikasi Tak'dir: Yitu pemikiran yang pelakunya segera mengosongkandirinya dari tanggung jawab apapundisatu kejadian dan melemparkan bebannya kepada tak'dir dan menjastifikasi seluruh tindakannya apapun yang hasilnya.
11. Pemikiran Parsial: Yaitu pemikiran dimana pelakunya melihat suatu kejadian itu terpisah dari kaidah-kaidah umumnya,padahal sebenarnya kejadian tersebut merupakan bagian dari kaidah-kaidah tersebut.
12. Pemikiran General: Yitu pemikiran yang concern memperhatikan hal-hal general(umum), tanpa menoleh kepada detail dan bagian-bagian disegala sesuatu dan kejadian.
6.3.10
Langganan:
Postingan (Atom)
